Abdul Rohman lantas meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal. Seorang warga, Sarlia Nurani, kemudian menghubungi Mako Damkar Kabupaten Sragen untuk meminta penanganan.
Petugas Damkar Sragen menerjunkan armada Unit Hino ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.50 WIB dan langsung melakukan pemadaman.
"Durasi pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit dengan menghabiskan kurang lebih 5.000 liter air. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.20 WIB tanpa kendala berarti," jelas Tommy.
Kobaran api menghanguskan bangunan warung makan. Asap pekat sempat terlihat di kawasan permukiman warga selama proses penanganan.
Meski bangunan warung ludes terbakar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain personel Damkar Kabupaten Sragen, TNI, Polri, FPRB Plumbungan, Tagana, Senkom, SAR PSHT Karangmalang, serta warga setempat.
Petugas bersama warga melakukan pemadaman dan penanganan hingga situasi di sekitar lokasi kembali terkendali.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
