Anang Sastro Ingatkan Nilai Budi Pekerti Luhur di Tengah Dinamika PSHT

Joko Piroso
KRA Anang Sastro, salah satu perintis kehumasan dan penggiat media SH Terate Pusat Madiun. (Foto: Istimewa).

Ingatkan pesan Tarmadji Boedi Harsono

Anang kemudian mengutip pesan almarhum Kangmas Tarmadji Boedi Harsono yang menurutnya masih relevan dengan kondisi organisasi saat ini.

“Pesan Kangmas almarhum Tarmadji Boedi Harsono sangat jelas, sebagai warga SH Terate harus berbudi pekerti luhur. ‘Ojo seneng gawe susah ing liyan, apa alane gawe seneng ing liyan’. Jangan senang membuat kesusahan bagi orang lain, tidak ada salahnya membuat orang lain senang,” tuturnya.

Menurut Anang, pesan tersebut semestinya tidak hanya dipahami sebagai ajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan organisasi, termasuk oleh mereka yang memiliki posisi sebagai sesepuh maupun tokoh yang menjadi panutan.

“Kalau kita benar-benar memahami dan menjalankan ajaran budi pekerti luhur, perbedaan tidak harus diselesaikan dengan benturan. Justru yang dituakan harus mampu memberikan contoh, menenangkan suasana dan menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Anang berharap seluruh pihak melakukan introspeksi dan kembali mengutamakan persaudaraan dalam menyikapi berbagai persoalan internal.

Menurutnya, menjaga nama baik organisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus, tetapi juga seluruh warga yang berada di dalamnya.

“Jangan sampai persoalan internal justru membuat masyarakat melihat organisasi dengan citra yang tidak baik. Mari kembali pada jati diri SH Terate, menjaga persaudaraan, mengedepankan budi pekerti luhur dan menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin,” pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network