Menurut Dudung, operasi tersebut diarahkan tidak mengedepankan kekerasan. Tindakan tegas, kata dia, tetap dimungkinkan terhadap sasaran tertentu.
"Arahan kepada Bapak Panglima TNI juga, operasi teritorial juga ini lebih dikedepankan, sehingga tidak melaksanakan, tidak kemudian melakukan operasi-operasi yang dengan kekerasan, itu hanya sasaran-sasaran terpilih saja," ujarnya.
Dudung menegaskan pendekatan kultural dan pembinaan teritorial akan menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah. Prajurit juga diharapkan dapat berbaur dengan masyarakat serta menghormati adat dan budaya setempat.
Pendekatan tersebut, menurut Dudung, diharapkan dapat membangun penerimaan masyarakat terhadap kehadiran aparat sekaligus mendukung upaya menjaga keamanan.
"Tetapi pendekatan-pendekatan kultural, pendekatan-pendekatan merebut hati rakyat, ini pembinaan teritorial ini yang menjadi prioritas yang nanti akan segera dilaksanakan," kata Dudung.
Dudung sebelumnya dilantik Presiden Prabowo sebagai Menko Polkam menggantikan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago pada Kamis (1/10/2026). Serah terima jabatan keduanya berlangsung di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, pada Senin (5/10/2026).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
