Haedar Nashir Soroti Demokrasi dan Pengelolaan SDA, Minta Indonesia Benahi Akar Persoalan

Trisna Purwoko
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan pandangan tentang konstruksi saat pembukaan Forkom GB-PTMA 2026 di Prime UMY Hotel Convention & Dormitory, Jumat (9/10/2026).Foto: Istimewa

Haedar juga menyinggung polemik komoditas sawit dan mitigasi banjir di Sumatra. Ia berpandangan, kajian perlu diarahkan pada cara pengelolaan serta kesesuaian tanaman dengan kondisi habitatnya, termasuk mempertimbangkan dampak lingkungan.

Menurut Haedar, negara perlu menentukan sumber daya yang dapat dimanfaatkan saat ini dan yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Karena itu, ia mendorong keterlibatan para ahli dari berbagai bidang, mulai dari kehutanan hingga kelautan, untuk memberikan masukan berbasis keilmuan.

Pembahasan tersebut sejalan dengan agenda rapat komisi Forkom GB-PTMA yang berlangsung hingga Sabtu (10/10/2026). Komisi Sosial-Humaniora membahas politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Sementara itu, Komisi Sains membahas energi, sumber daya alam, serta keberlanjutan lingkungan.

Melalui forum tersebut, para guru besar diharapkan dapat berkontribusi dalam pembahasan persoalan bangsa melalui kajian akademik yang menyeluruh, dengan mempertimbangkan sejarah, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan bagi generasi berikutnya.

Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network