SRAGEN, iNewsSragen.id – Kerusakan Jalan Plengseng di Sidoharjo, Sragen, mendorong Eko Jayanto melakukan pengurukan swadaya untuk membantu akses penghubung enam desa. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih itu menggunakan material kerukan aspal dari Kebakkramat, Karanganyar, untuk menutup bagian jalan yang rusak.
Eko mengatakan, Kamis (15/10/2026), Jalan Plengseng menjadi akses penghubung Desa Singopadu, Jambanan, Sribit, Sidoharjo, Taraman, dan Tenggak. Menurut perkiraannya, jalur tersebut dilalui banyak warga setiap hari, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi jalan yang rusak dan menyebut kecelakaan lalu lintas beberapa kali terjadi di kawasan tersebut. Kondisi itu mendorongnya mengambil inisiatif melakukan pengurukan agar jalan lebih mudah dilalui.
“Atas dasar kondisi tersebut, saya berinisiatif memberi material kerukan aspal dari Kebakkramat, Karanganyar, untuk menguruk jalan rusak tersebut. Sejumlah ranting pohon di pinggir jalan juga saya tebangi,” ujar Eko.
Ia mengaku mengerahkan tenaga, waktu, dan biaya pribadi untuk kegiatan tersebut. Saat proses pengurukan berlangsung, anggota DPRD Sragen dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fathurrohman, melintas dan melihat kondisi jalan. Eko mengatakan legislator tersebut kemudian ikut menunggui proses pengurukan hingga selesai.
Menurut Eko, Jalan Plengseng memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berdagang. Karena itu, ia berharap kondisi jalan tersebut mendapat perhatian dan penanganan lebih lanjut.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
