Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sragen, Agus Fatchur Rahman, mengingatkan kader agar menjaga peran partai sebagai oposisi loyal. Ia menegaskan, program pemerintah yang dinilai baik perlu didukung, sedangkan kebijakan yang dianggap kurang tepat harus dikritisi secara konstruktif.
Agus juga menyinggung dinamika perolehan kursi Golkar di DPRD Sragen, dari 29 kursi pada 1997 menjadi enam kursi pada 1999. Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi bagian dari sejarah dan evaluasi bagi partai.
Tri Handoko menambahkan, konsolidasi kader menjadi salah satu persiapan menghadapi Pemilu 2029. Ia meminta anggota fraksi lebih aktif turun ke masyarakat agar keberadaan partai dapat dirasakan melalui kegiatan dan kerja nyata.
Melalui peringatan HUT ke-62 ini, Golkar Sragen menyatakan akan melanjutkan kegiatan sosial sekaligus mendukung program pembangunan yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
