Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sragen turut membuka posko layanan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Posko ini ditujukan untuk mendampingi warga yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran program bantuan sosial.
Sekretaris GP Ansor Sragen, Joko Wahono, mengatakan kader yang memiliki pengalaman sebagai penyuluh agama dan pendamping desa membantu warga mengakses proses pendaftaran.
“Di Hari Santri ini, kita memanfaatkan akses yang kita miliki untuk membantu masyarakat mendaftarkan diri menjadi penerima bansos. Kami bantu proses pendaftarannya, sedangkan seleksi akhir tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Joko.
Ia menyebut, hingga pagi hari pelaksanaan kegiatan, terdapat 72 warga yang mendaftar melalui posko tersebut. Mayoritas pendaftar berasal dari wilayah Jenar dan Tangen.
Menurut Joko, pendampingan itu diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perlindungan sosial. Namun, pendaftaran melalui posko tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan karena proses verifikasi dan penetapan tetap mengikuti ketentuan pemerintah.
Di luar kegiatan sosial, PCNU Sragen juga mendorong percepatan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan teknis pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Pesantren.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
