Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Mbakpo Sragen Patungan Bangun Talut

Joko Piroso
Warga Dukuh Mbakpo, Desa Ngepringan, Jenar, Sragen, bergotong royong membangun talut di tepi jalan kabupaten yang rusak dan terancam putus. Foto: Istimewa.

SRAGEN, iNewsSragen.id – Warga Dukuh Mbakpo, Jenar, Sragen, bergotong royong membangun talut di ruas jalan kabupaten yang rusak parah dan terancam putus. Perbaikan dilakukan secara swadaya setelah warga mengaku menunggu perbaikan pemerintah selama bertahun-tahun.

Ketua RT 12 Dukuh Mbakpo, Sri Mulyono, mengatakan jalan tersebut mengalami kerusakan hingga ambrol di sejumlah bagian. Warga mulai bekerja bakti untuk memperkuat badan jalan dan mengantisipasi kerusakan yang lebih parah saat musim hujan.

“Ini kegiatan kerja bakti untuk menalut jalan kabupaten, karena jalan sudah hancur, sudah ambrol, putus hampir putus. Masyarakat mempunyai inisiatif membangun dengan swadaya,” kata Sri Mulyono di lokasi, Selasa (3/11/2026).

Menurut Sri, sekitar 60 warga mengikuti kerja bakti secara bergiliran setelah menyelesaikan pekerjaan masing-masing. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama tiga hari.

Warga menyebut ruas jalan itu telah lama tidak mendapat perbaikan berarti. Mereka mengaku sudah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi, tetapi hingga kini belum terealisasi.

Jalan tersebut digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk akses anak sekolah dan distribusi hasil bumi seperti tebu. Warga khawatir kerusakan akan semakin parah jika badan jalan ambruk, terutama saat hujan.

Warga lainnya, Opik Naroto (40), mengatakan pembangunan talut mengandalkan tenaga dan dana masyarakat. Batu dikumpulkan melalui kerja bakti, sedangkan pasir dan semen dibeli dari iuran warga.

“Untuk dana beli pasir, semen, kita patungan atau iuran. Ini sudah habis kira-kira 110 sak semen,” ujar Opik.

Ia menyebut belum ada bantuan berarti dari pemerintah daerah. Menurutnya, warga hanya menerima bantuan semen dari seorang politisi lokal. Informasi mengenai bantuan tersebut belum dirinci lebih lanjut.

Warga juga berharap pemerintah memberi perhatian pada kondisi jalan yang mereka nilai mendesak. Mereka mempertanyakan alokasi anggaran perbaikan infrastruktur pedesaan, sementara warga tetap memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Harapannya, ke depan masalah pajak bisa dioptimalisasikan untuk ruas jalan yang benar-benar sudah parah seperti ini,” kata Opik.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sragen dan instansi terkait meninjau kondisi jalan tersebut serta menentukan langkah penanganan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pemerintah daerah mengenai rencana perbaikan ruas jalan di Dukuh Mbakpo.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network