Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : WMO Prediksi 2026–2030 Jadi Tahun-Tahun Terpanas, Akademisi UMY Ingatkan Ancaman Krisis Air
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Bandang di Libya 11.300 Orang Tewas, 10.000 Dilaporkan Hilang

Minggu, 17 September 2023 | 15:57 WIB
  • author Anton Suhartono/Joko P
Banjir Bandang di Libya 11.300 Orang Tewas, 10.000 Dilaporkan Hilang
Banjir di Libya dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 11.300 orang (Foto: Reuters)

Banjir tersebut menyebabkan kerusakan luas, termasuk rumah-rumah, kendaraan, dan harta benda lainnya. Gelombang setinggi 7 meter juga mencapai permukiman di kota, menyebabkan banyak kerusakan.

Lebih dari 40.000 warga Libya terpaksa mengungsi akibat banjir dahsyat ini, menggambarkan dampak yang luas terhadap masyarakat.

Kepala Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan bahwa korban jiwa dapat dihindari jika Libya memiliki otoritas pemantau cuaca yang mengeluarkan peringatan. Ini menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini dalam menghadapi bencana alam.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut