Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Gondang Sragen Bangun Perlintasan Kereta Swadaya, Akses Antardesa Kembali Terbuka
Advertisement . Scroll to see content

Pemda Sragen Fasilitasi Upaya Mediasi Soal Kisruh Internal di Yayasan Sri Amini Betis

Kamis, 07 November 2024 | 19:09 WIB
  • author Sugiyanto
Pemda Sragen Fasilitasi Upaya Mediasi Soal Kisruh Internal di Yayasan Sri Amini Betis
Suasana ruang Melati kantor Setda Sragen tempat dilangsungkannya upaya mediasi antara pihak Yayasan 'Sri Amini Betis' dengan sekolah An Najah Gondang Sragen. Ket: Foto diambil sebelum mediasi dilaksanakan. (Foto:iNews/SG)

SRAGEN, iNewsSragen.id - Pembina Utama Yayasan 'Sri Amini Betis', Sri Djoko Pararto yang diwakili oleh Himawati Kushandayani melaksanakan mediasi bersama pihak Sekolah An Najah Gondang Sragen. Mediasi ini ditempuh guna menyelesaikan salah satu permasalahan internal yang terjadi pada yayasan 'Sri Amini Betis'. Kamis (6/11/2024).

Mediasi ini difasilitasi oleh Pemda Sragen yang digelar di ruang Melati kantor Setda Sragen dengan dihadiri oleh Kepala Kesbangpolinmas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bagian Hukum Setda Sragen.

Kisruh yang terjadi di Yayasan 'Sri Amini Betis' Sragen belum menemui titik terang. Sri Djoko Pararto selaku pemilik awal, pembina utama yayasan dan sekaligus pemberi wakaf tanah menginginkan adanya keterbukaan dalam pengelolaan program Yayasan.

Dalam mediasi ini, Sri Djoko Pararto melalui Himawati Kushandayani meminta jawaban kejelasan mengenai kebenaran adanya dugaan siswa yang dititipkan ke Sekolah An Najah oleh seseorang dari Yayasan Sri Amini Betis.

Dalam keterangan, sebelumnya Himawati mengatakan telah berkomunikasi dengan bagian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk menanyakan soal kebenaran apakah benar ada titipan siswa yang berasal Yayasan Sri Amini Betis. Pada komunikasi tersebut, Himawati juga memastikan kejelasan ke bagian administrasi dan didapat jawaban bahwa benar ada titipan kurang lebih 10 siswa.

Namun, dari apa yang dipersoalkan tersebut, pihak sekolah An Najah menegaskan bahwa tidak ada siswa yang berstatus titipan seperti apa yang dikatakan oleh Himawati.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut