Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPRD Sukoharjo Minta Audit Tower BTS Tua Setelah Rumah Warga Tersambar Petir
Advertisement . Scroll to see content

Perbaikan Demokrasi, Mantan Bupati Sukoharjo Dukung Wacana Pilkada Tidak Langsung

Jum'at, 20 Desember 2024 | 22:46 WIB
  • author Nanang SN
Perbaikan Demokrasi, Mantan Bupati Sukoharjo Dukung Wacana Pilkada Tidak Langsung
Bambang Riyanto, mantan Bupati Sukoharjo dua periode (2000-2005 dan 2005-2010).Foto:iNews/ Nanang SN

Menurut Bambang, jika Pilkada diselenggarakan dengan sistem tidak langsung, nantinya para calon tetap menyampaikan visi-misi saat seleksi dan diuji di depan anggota DPRD di masing - masing daerah pemilihan.

"Dengan sistem Pilkada dipilih DPRD, calon (kepala daerah) juga lebih hemat. Bahkan bisa saja tidak mengeluarkan biaya apapun. Siapapun juga tetap bisa mencalonkan atau dicalonkan," ujarnya.

Disisi lain, Bambang memiliki pemikiran jika sistem Pilkada dipilih oleh DPRD, maka yang perlu dikaji lebih mendalam adalah terkait Undang-undang Pemilu perihal parliamentary threshold (PT) untuk syarat partai mencalonkan kepala daerah. Apakah masih digunakan atau tidak?

"Tidak masalah jika nanti ada banyak calon, tetapi memang harus dikaji kualitas daripada sang calon, jangan asal calon yang bisa maju," sambungnya.

Bambang juga menyebut sistem Pilkada melalui DPRD dapat menjadi solusi untuk mengurangi biaya besar dan mengatasi efek negatif dari Pilkada langsung, seperti polarisasi masyarakat dan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

"ASN itu biasanya kena dampak sistem Pilkada langsung, seperti mobilisasi dan politik balas dendam. Jadi, kalau sistem yang sekarang nggak ada etika (pelanggaran netralitas ASN dan mobilisasi). Itu adalah beberapa dampak negatif pemilihan langsung," pungkasnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut