Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempur Narkoba! Polres Sragen Tangkap Dua Pengedar Sabu di Malam yang Sama
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan Blitar Coba Bunuh Diri Lompat dari Flyover Tol Sragen, Berhasil Diselamatkan

Kamis, 29 Mei 2025 | 10:13 WIB
  • author Joko Piroso
Perempuan Blitar Coba Bunuh Diri Lompat dari Flyover Tol Sragen, Berhasil Diselamatkan
Perempuan Blitar Coba Bunuh Diri Lompat dari Flyover Tol Sragen, Berhasil Diselamatkan.Foto:Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id  – Seorang perempuan asal Blitar, Jawa Timur, nyaris melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari flyover tol Solo-Ngawi di wilayah Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Rabu (28/5/2025) pukul 09.30 WIB.

Aksi nekat tersebut terekam video warga dan viral di sejumlah grup WhatsApp Sragen. Perempuan yang kemudian diketahui bernama Nanik Heriani (39) itu terlihat berada di atas pagar pembatas flyover dalam kondisi linglung.

Beruntung, upaya persuasif dari aparat dan warga berhasil menggagalkan aksinya dan menyelamatkannya dari bahaya.

Menurut Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ngrampal, Ana Hidayati, korban kini telah berada di rumah singgah milik Dinas Sosial Kabupaten Sragen. Keluarga korban juga telah berhasil dihubungi dan dijadwalkan menjemputnya pada malam hari.

“Pihak keluarga sudah bisa kami hubungi. Mereka akan menjemput ke Sragen malam ini,” ujar Ana Hidayati.

Dari hasil pemeriksaan, Nanik membawa sejumlah barang pribadi seperti Kartu Keluarga (KK) dan beberapa nomor kontak keluarga. Dugaan sementara, Nanik mengalami depresi berat, mengingat saat diajak berbicara, jawabannya tidak nyambung dan cenderung mengigau.

Mengaku Bernama “Megatron” hingga “Suzana”

Ana menjelaskan, saat dimintai keterangan, korban mengaku dengan berbagai nama seperti Megatron, Ling Ling, hingga Suzana. Bahkan saat ditanya alasan naik ke pagar tol, ia menjawab, “Itu bukan saya, itu Suzana.”

“Bicaranya ngelantur, tidak jelas. Korban juga membawa kitab tertentu dan sempat disebut sedang berguru pada seseorang,” jelas Ana.

Korban diketahui datang menggunakan sepeda motor, dan pihak TKSK menduga keluarga korban sudah menyiapkan catatan penting dalam tasnya jika suatu saat Nanik pergi tanpa arah.

Kapolsek Ngrampal AKP Hasto membenarkan insiden ini. Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Sudah ditangani Dinas Sosial dan tidak ada korban jiwa,” kata AKP Hasto.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut