Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ganti Singep Makam Sri Makurung Pengging, Tradisi Penghormatan Leluhur Mataram
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Serobot Tanah Kas, Kades Randusari Diadukan Warga ke Kejari Boyolali

Senin, 15 September 2025 | 20:39 WIB
  • author Nanang SN
Diduga Serobot Tanah Kas, Kades Randusari Diadukan Warga ke Kejari Boyolali
Puluhan warga mendatangi Kejari Boyolali mengadukan Kades Randusari yang diduga menyerobot tanah kas desa.Foto:iNews/ Istimewa

BOYOLALI,iNewsSragen.id – Puluhan warga Desa Randusari, Kecamatan Teras, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Randusari mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali, Senin (15/9/2025) siang. Mereka melayangkan aduan serius terhadap Kepala Desa (Kades) Randusari berinisial SB yang diduga menyerobot tanah kas desa untuk kepentingan pribadi.

Warga menuding, SB membalik nama sertifikat tanah kas desa menjadi atas nama pribadi, kemudian menjadikannya agunan pinjaman bank. Namun, pinjaman itu berujung gagal bayar dan menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami membawa bukti autentik, termasuk sertifikat yang sudah dibalik nama, pemberitaan media, aduan masyarakat, hingga hasil audit Inspektorat. Kami minta tanah kas desa dikembalikan ke status semula, tapi proses hukum harus tetap berjalan,” tegas Koordinator Forum, Irwan Moertedjo.

Kedatangan warga ini ditegaskan bukan dilandasi dendam pribadi, melainkan bentuk perlawanan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh kades. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum bertindak tegas sehingga kasus serupa tidak terulang di desa lain.

Kasi Intel Kejari Boyolali, Emanuel Yogi Budi Aryanto, membenarkan pihaknya telah menerima aduan tertulis beserta bukti pendukung dari warga.

“Aduan akan kami sampaikan kepada Kajari untuk ditelaah lebih lanjut. Kami akan pelajari kronologi, memilah siapa saja yang perlu dipanggil, dan segera menindaklanjuti,” ujarnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut