Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Geledah Kantor Bupati Sukoharjo,  Hasilnya 3 Koper Besar Dibawa
Advertisement . Scroll to see content

OTT KPK di Ponorogo: Bupati Sugiri Sancoko Diamankan, Publik Terkejut

Jum'at, 07 November 2025 | 18:31 WIB
  • author Arie Dwi Satrio/Joko P
OTT KPK di Ponorogo: Bupati Sugiri Sancoko Diamankan, Publik Terkejut
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turut diperiksa dalam operasi senyap tersebut.Foto:Istimewa

PONOROGO, iNewsSragen.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (7/11/2025). Operasi senyap yang berlangsung di sejumlah titik strategis tersebut berhasil mengamankan beberapa pihak, termasuk Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi awak media di Jakarta.

“Benar (OTT di Ponorogo). Ya, (Bupati Ponorogo yang diamankan),” tegas Fitroh.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci secara detail dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi OTT tersebut. Lembaga antirasuah masih merahasiakan jumlah uang yang diamankan, kronologi penangkapan, serta identitas pihak lain yang ikut terjaring.

Namun, sesuai ketentuan perundang-undangan, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau dilepas.

Informasi terbongkarnya dugaan kasus korupsi ini mengejutkan warga Ponorogo. Sejumlah masyarakat yang ditemui mengaku tak menyangka bahwa pemimpinnya terjaring OTT.

“Saya kaget sekali ketika kabar itu muncul. Ponorogo selama ini dikenal kondusif, tapi kalau benar ada korupsi, ya harus diproses,” ujar Andi (32), seorang pedagang.

Di media sosial, tagar terkait Ponorogo dan OTT KPK langsung trending. Banyak warganet memberikan komentar bahwa lembaga antikorupsi perlu terus hadir mengawasi penggunaan anggaran daerah.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut