get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Sragen Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski PBI Diputus Pusat

Festival Sambel Tumpang Nusantara Digelar Dua Hari di Sragen, Targetkan Rekor MURI dan Dongkrak UMKM

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:31 WIB
header img
Pemerintah Kabupaten Sragen menggelar konferensi pers Festival Sambel Tumpang Nusantara 2026 yang akan berlangsung pada 14–15 Februari di Halaman Kantor Terpadu Pemkab Sragen.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Pemerintah Kabupaten Sragen akan menggelar Festival Sambel Tumpang Nusantara (FSTN) 2026 selama dua hari, yakni pada 14–15 Februari 2026, bertempat di Halaman Kantor Terpadu Pemkab Sragen. Festival ini menjadi ajang promosi kuliner khas daerah sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto, mengatakan sambel tumpang merupakan kuliner khas Sragen yang memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat luar daerah.

“Setiap orang Sragen yang merantau biasanya selalu mencari sambel tumpang saat pulang. Ini menjadi peluang agar sambel tumpang tidak hanya dikenal oleh orang tua, tetapi juga digemari generasi muda dan masyarakat luar daerah,” ujarnya.

Menurut Hargiyanto, festival ini juga dirancang untuk menggerakkan roda perekonomian desa. Pelaku usaha sambel tumpang dari berbagai wilayah akan dilibatkan, termasuk dukungan lintas sektor dari pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa.

“Harapannya, sambel tumpang bisa menjadi ikon kuliner Sragen yang diakui secara luas dan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Udayanti, menjelaskan Festival Sambel Tumpang Nusantara akan diikuti sekitar 280 peserta, yang sekaligus menjadi momentum pengajuan Rekor MURI.

“Tahun ini Sragen berusia ke-280, sehingga jumlah peserta kita sesuaikan dengan angka tersebut. Nantinya akan ada prosesi memasak sambel tumpang secara massal oleh ratusan peserta,” jelasnya.

Ia menyebut, kegiatan festival tidak hanya berupa lomba memasak, tetapi juga bazar kuliner, edukasi pangan, serta kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati sambel tumpang secara langsung. Selama dua hari, pengunjung dapat mencicipi sambel tumpang dengan harga terjangkau, bahkan tersedia pembagian gratis pada sesi tertentu.

“Festival ini terbuka untuk umum. Masyarakat bisa datang pagi hingga sore, mencicipi sambel tumpang, sekaligus menikmati suasana kuliner khas Sragen,” kata Udayanti.

Project Manager FSTN 2026, Irfan Prastyo, menambahkan festival ini juga melibatkan UMKM kuliner tradisional Sragen serta menghadirkan hiburan seni dan musik.

“Kami menggandeng UMKM lokal agar festival ini benar-benar berdampak ekonomi. Selain itu, akan ada penampilan seni budaya dan musik, termasuk dari pelajar SMA di Sragen serta musisi lokal dan nasional,” jelas Irfan.

Ia menegaskan, Festival Sambel Tumpang Nusantara diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Sragen sebagai daerah dengan kekayaan kuliner tradisional.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut