Konflik Iran–AS Picu Kekhawatiran Umroh, Kemenhaj Sragen Imbau Tunda Keberangkatan
SRAGEN, iNewsSragen.id - Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat yang dilaporkan pecah sejak Sabtu (28/2) memicu kekhawatiran terhadap aktivitas ibadah ke Tanah Suci. Sejumlah laporan nasional menyebutkan ribuan jemaah umroh asal Indonesia terdampak situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Menyikapi perkembangan tersebut, Kementerian Haji dan Umroh di daerah mulai melakukan langkah antisipatif. Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sragen, Sutikno, menyampaikan bahwa hingga Selasa (3/3) pihaknya terus memantau pergerakan jemaah asal Kabupaten Sragen.
“Sejauh ini belum ada laporan resmi terkait jemaah umroh asal Sragen tahun 2026 yang tertahan,” ujarnya saat ditemui di kantornya.
Meski demikian, pihaknya mengakui pemantauan tidak sepenuhnya mudah. Banyak warga Sragen berangkat melalui biro perjalanan dari luar daerah seperti Solo, Yogyakarta, maupun Surabaya, sehingga data administrasi tidak seluruhnya tercatat di tingkat kabupaten.
Sutikno berharap biro perjalanan umroh proaktif melaporkan data jemaah, terutama jika terdapat kendala di lapangan. Ia juga merujuk pada imbauan pemerintah pusat agar masyarakat untuk sementara menunda rencana keberangkatan hingga situasi kembali kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat, untuk sementara waktu keberangkatan ditunda dulu sampai kondisi lebih aman,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Kemenhaj Sragen berencana mengirimkan surat resmi kepada biro perjalanan umroh di wilayahnya agar tidak memaksakan pemberangkatan di tengah ketidakpastian global. Terkait jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari jalur pusat dan perwakilan pemerintah Indonesia.
Di sisi lain, Sekretaris Biro Haji dan Umroh Walisongo, Amir Mustofa, memastikan seluruh jemaah yang diberangkatkan pihaknya telah kembali ke Indonesia sebelum situasi memanas.
“Saat ini tidak ada jemaah kami yang tertinggal. Semua sudah kembali sebelum konflik terjadi,” ujarnya.
Editor : Joko Piroso