Pemudik di Sragen Dimanjakan 8 Inovasi Layanan Polisi, Termasuk SPKLU Mobile untuk Mobil Listrik
SRAGEN, iNewsSragen.id – Menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Sragen menyiapkan berbagai terobosan pelayanan bagi Masyarakat, Selasa (17/3/2026). Total terdapat delapan inovasi layanan yang disiapkan untuk memastikan perjalanan pemudik aman, nyaman, serta mendapatkan bantuan cepat apabila mengalami kendala di perjalanan.
Kasat Lantas Polres Sragen Polda Jawa Tengah, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, menjelaskan bahwa berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan humanis kepolisian sekaligus menghadirkan kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Satlantas Polres Sragen menyiapkan delapan inovasi pelayanan selama Operasi Ketupat Candi 2026 untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Sragen,” ujar AKP Kukuh.
Inovasi pertama adalah Wahana Ceria Anak Gratis, yakni fasilitas permainan anak yang disediakan di kompleks Pos Terpadu. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan ruang rekreasi bagi anak-anak pemudik yang sedang beristirahat bersama keluarga.
Inovasi kedua adalah BBM Mobile, layanan pengantaran bahan bakar minyak secara gratis bagi pemudik yang mengalami kehabisan BBM di tengah perjalanan. Layanan ini diharapkan dapat membantu pemudik agar tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
Selanjutnya, terdapat Si Medis, yakni tim respons cepat medis yang menggunakan sepeda motor sehingga dapat bergerak lebih cepat memberikan pertolongan pertama jika terjadi kondisi darurat di jalur mudik.
Inovasi keempat adalah Si Bengkel, layanan hasil kolaborasi kepolisian dengan bengkel setempat yang menyediakan layanan perbaikan kendaraan selama 24 jam selama Operasi Ketupat Candi berlangsung.
Selain itu, Satlantas Polres Sragen juga menyediakan Toilet Portable di Pos Terpadu untuk meningkatkan kenyamanan pemudik yang beristirahat. Kemudian ada Si Rescue, yaitu tim penyelamat yang dilengkapi peralatan derek dan towing guna mengantisipasi gangguan kendaraan di jalan raya.
Inovasi berikutnya adalah Sibara Art Stage, sebuah panggung seni yang disediakan oleh Polisi Baik Sragen sebagai ruang apresiasi kreativitas masyarakat. Panggung ini juga akan melibatkan seniman lokal serta seniman difabel sebagai bentuk pemberdayaan seni dan hiburan bagi pemudik.
Sementara itu, perhatian publik tertuju pada inovasi kedelapan yang diberi nama MBAK DEWI. Inovasi ini merupakan akronim dari Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident, yaitu layanan SPKLU mobile yang disiapkan khusus untuk membantu pemudik pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di tengah perjalanan.
AKP Kukuh menjelaskan, layanan tersebut disiapkan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di jalur mudik.
“Melalui inovasi MBAK DEWI, kami menyiapkan layanan SPKLU mobile bagi pemudik kendaraan listrik yang kehabisan daya di wilayah hukum Polres Sragen,” jelasnya.
Dalam mekanismenya, pemudik yang mengalami kehabisan daya dapat menghubungi hotline 110. Petugas kemudian akan mencatat identitas serta nomor WhatsApp pelapor untuk diteruskan kepada operator layanan MBAK DEWI.
Setelah menerima laporan, operator MBAK DEWI akan menghubungi pemudik untuk meminta data tambahan seperti nama, foto kendaraan, serta lokasi terkini melalui fitur share location. Selanjutnya kendaraan SPKLU Mobile yang siaga di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen akan menuju lokasi pemudik.
Di lokasi tersebut, operator akan melakukan pengisian daya baterai kendaraan listrik hingga sekitar 10 persen, sehingga kendaraan dapat kembali berjalan. Setelah itu, pemudik akan diarahkan menuju SPKLU terdekat untuk melakukan pengisian daya hingga penuh.
“Inovasi ini diharapkan bisa memberikan rasa aman bagi pemudik pengguna kendaraan listrik sehingga mereka tidak khawatir ketika melintas di wilayah Sragen,” tambah AKP Kukuh.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Polres Sragen berharap dapat menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, serta memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum Lebaran 2026.
Editor : Joko Piroso