Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemugaran Kepatihan Ngawi Dimulai, Proyek Rp1,5 Miliar Ditargetkan Kembalikan Bentuk Asli
Advertisement . Scroll to see content

DPUPR Sukoharjo Tanggapi Aduan Dugaan Bangunan Serobot Lahan Investor Pabrik Tekstil

Minggu, 22 Maret 2026 | 09:43 WIB
  • author Nanang SN
DPUPR Sukoharjo Tanggapi Aduan Dugaan Bangunan Serobot Lahan Investor Pabrik Tekstil
Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Atmojo.Foto:iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo akhirnya memberikan tanggapan atas aduan dugaan bangunan yang menyerobot lahan milik investor pabrik tekstil PT Bhakti Agung Santosa (BAS) di Desa Pondok, Kecamatan Grogol.

Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Atmojo, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengabaikan laporan tersebut dan saat ini masih dalam tahap proses penanganan.

DPUPR memilih berhati-hati dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memastikan kejelasan batas lahan.

“Masih kami koordinasikan dengan BPN dulu,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, dikutip pada Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, langkah ini penting agar keputusan yang diambil nantinya benar-benar berdasarkan data valid dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. DPUPR juga memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut setelah proses koordinasi rampung.

Aduan dari PT BAS mencuat setelah ditemukan dugaan bangunan apotek yang melebar masuk ke area lahan perusahaan dengan perkiraan ukuran sekitar 1,5 meter lebar dan 7 meter panjang. Investor pun mendesak adanya peninjauan lapangan serta evaluasi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) jika terbukti terjadi pelanggaran.

Terpisah, perwakilan PT BAS, Edi Parwanto, mengaku telah mendatangi  kantor DPUPR pada Kamis(12/3/2026) untuk menanyakan perkembangan laporan yang diajukan sejak awal Maret.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut