Pantai Depok Bantul Diserbu Wisatawan, Kuliner Laut Tetap Laris Meski Tergenang Air Pasang
BANTUL, iNewsSragen.id - Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para pemudik di Yogyakarta untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Pantai Depok di Kabupaten Bantul, yang dikenal sebagai pusat wisata kuliner olahan ikan laut.
Meski sempat terjadi air laut pasang yang menggenangi area warung makan di sepanjang pantai, kondisi tersebut tidak menyurutkan minat ribuan pengunjung untuk tetap datang dan menikmati suasana wisata.
Pada Senin (23/3/2026) siang, genangan air laut terlihat merendam bagian bawah meja dan kursi di sejumlah warung. Namun, para pengunjung tetap santai menikmati hidangan laut, bahkan sebagian menganggap pengalaman tersebut menjadi sensasi tersendiri saat berwisata.
Salah satu pedagang, Yuni Itaningrum, mengatakan bahwa kunjungan wisatawan meningkat signifikan selama libur Lebaran tahun ini. Banyak pemudik yang datang bersama keluarga setelah bersilaturahmi di kampung halaman.
“Setelah Lebaran, biasanya pengunjung ramai ke pantai. Tahun ini juga meningkat, meskipun sempat ada air pasang,” ujarnya.
Pantai Depok menjadi alternatif destinasi selain Pantai Parangtritis yang telah lebih dulu dikenal luas. Lokasinya yang berada di sebelah barat Parangtritis menawarkan keunggulan berupa wisata kuliner laut dengan bahan segar hasil tangkapan nelayan setempat.
Pengunjung dapat memilih berbagai jenis ikan laut, seperti ikan nila, gurami, hingga hasil laut lainnya yang kemudian diolah langsung di tempat, baik digoreng maupun dibakar. Selain dinikmati di lokasi, makanan tersebut juga dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Pada periode libur Lebaran kali ini, gelombang laut di pesisir selatan Bantul terpantau cukup tinggi. Air laut bahkan sempat meluap hingga ke area warung. Meski demikian, aktivitas wisata tetap berjalan normal dengan pengawasan dari petugas setempat.
Kondisi tersebut justru tidak mengurangi antusiasme pengunjung. Sebagian wisatawan tetap menikmati waktu bersantap sambil merasakan sensasi kaki terendam air laut.
Lonjakan jumlah pengunjung selama libur Lebaran membawa berkah tersendiri bagi para pedagang. Diperkirakan, jumlah kunjungan meningkat hingga 80 persen dibandingkan hari biasa, yang berdampak langsung pada peningkatan omzet penjualan.
Pengelola dan pedagang berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir masa libur Lebaran, sekaligus mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir.
Editor : Joko Piroso