get app
inews
Aa Text
Read Next : Libur Lebaran, Wisata Padusan Medang Kamulyan Blora Diserbu Pengunjung

Bocah 10 Tahun di Blora Tewas Diduga Akibat Ledakan Mercon, Dua Teman Luka

Rabu, 25 Maret 2026 | 18:05 WIB
header img
Suasana rumah duka, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan mercon di Desa Ketringan, Blora, Selasa (24/3/2026).Foto:iNews/ Heri P

BLORA, iNewsSragen.id - Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Seorang bocah berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia diduga akibat ledakan mercon, sementara dua rekannya mengalami luka-luka.

Insiden tersebut terjadi di Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, pada Selasa (24/3/2026) petang. Korban berinisial MK, yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Bogorejo.

Berdasarkan keterangan warga, korban mengalami luka serius berupa memar di bagian dada serta luka robek di telapak tangan akibat ledakan. Sementara dua teman korban dilaporkan mengalami luka di bagian kaki.

“Saya melihat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ada luka robek di tangan kanan dan memar di bagian dada,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Peristiwa ini diduga bermula saat korban menemukan mercon berukuran cukup besar di area persawahan, tepatnya di bawah torn air Pamsimas. Mercon tersebut kemudian dibawa ke depan rumah dan hendak dinyalakan.

Namun, saat proses tersebut berlangsung, mercon tiba-tiba meledak dan mengenai korban serta dua rekannya yang berada di sekitar lokasi.

“Saat hendak dinyalakan, tiba-tiba meledak,” imbuh warga.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, kami bersama tim medis langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat luka di bagian dada sebelah kiri yang terkena dampak ledakan. Selain itu, korban juga mengalami luka pada bagian kaki akibat percikan api.

Sementara dua korban lainnya mengalami luka ringan hingga sedang di bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul mercon serta memastikan penyebab pasti ledakan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama terkait aktivitas bermain petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan bahan peledak rakitan yang kerap beredar di masyarakat, terutama saat momentum perayaan hari besar keagamaan.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut