Siswa SMP Meninggal di Sragen, Polisi Ungkap Kronologi dan Disdik Evaluasi Pengawasan
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen menyatakan telah bergerak cepat dengan menerjunkan tim ke lokasi sejak hari kejadian. Kepala Dinas Pendidikan, Purwanti, menyebut pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap keluarga korban serta berkoordinasi dengan berbagai pihak.
“Kami langsung mengirimkan tim ke lokasi dan melakukan pendampingan, baik kepada keluarga korban maupun pihak sekolah,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Dinas Pendidikan juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di sekolah. Salah satu temuan adalah adanya keterbatasan pengawasan saat jam pelajaran, yang menjadi perhatian serius untuk perbaikan ke depan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Disdik berencana memperketat pengawasan melalui kebijakan internal, termasuk penerbitan surat edaran terkait pengawasan siswa di sekolah. Selain itu, wacana pemasangan CCTV juga tengah dipertimbangkan sebagai upaya pencegahan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sragen, Sukisno, menambahkan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting, terutama terkait ketersediaan tenaga pendidik dan pengawasan saat jam belajar berlangsung.
“Ke depan, kami akan memastikan tidak ada lagi kelas yang kosong tanpa pengawasan,” ujarnya.
Saat ini, kasus masih dalam penanganan kepolisian. Aparat memastikan proses hukum dilakukan secara profesional dan berbasis alat bukti, dengan tetap mengacu pada ketentuan peradilan anak.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius sekaligus pengingat pentingnya pengawasan di lingkungan pendidikan agar sekolah tetap menjadi ruang aman bagi siswa.
Editor : Joko Piroso