DPRD Sragen Soroti Kasus Siswa Tewas di Sumberlawang, Singgung Minimnya Pengawasan
Lebih lanjut, DPRD meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen segera melakukan pembenahan, terutama dalam pengaturan penugasan guru. Dia mengingatkan agar kegiatan di luar kelas atau penugasan tambahan tidak mengakibatkan kekosongan pengawasan di ruang kelas.
“Jangan sampai karena ada tugas lain, kelas ditinggalkan tanpa pengawasan. Ini harus menjadi evaluasi serius,” tegasnya.
DPRD berharap kejadian ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pendidikan, khususnya dalam aspek pengawasan dan kedisiplinan di sekolah.
Sementara itu, pihak terkait masih melakukan penanganan kasus sesuai kewenangan masing-masing. Aparat penegak hukum juga terus mendalami peristiwa tersebut guna memastikan proses berjalan secara objektif dan berbasis fakta.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa.
Editor : Joko Piroso