Masuk Putaran ke-7, Turnamen E-Sport Polres Sukoharjo Jadi Wadah Pembinaan Gen Z
Sekretaris Umum E-Sport Kabupaten Sukoharjo, Nur Lukman Hakim, menjelaskan bahwa sistem pertandingan menggunakan format penyisihan Best of 1 (BO1), sementara semifinal hingga final menggunakan Best of 3 (BO3). Ia juga menegaskan bahwa E-Sport kini telah menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di tingkat nasional, termasuk dalam ajang PON.
Dari hasil pertandingan, tim EL Depublik dari SMK 3 Sukoharjo keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih tim EGLO, disusul Pedalaman Onic di peringkat ketiga, dan tim Khong Guan sebagai juara harapan.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari strategi pembinaan generasi muda berbasis minat dan bakat.
“Ini sudah putaran ke-7 dan akan berlanjut hingga putaran ke-12 di seluruh kecamatan. Nantinya para juara akan kembali bertanding di tingkat kabupaten pada 17 Mei 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengarahkan generasi Z agar menyalurkan hobi ke arah positif sekaligus menjauhkan mereka dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
“Turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga pembinaan. Kami sisipkan pesan kamtibmas secara humanis agar mudah diterima oleh generasi muda,” pungkas Kapolres.
Editor : Joko Piroso