Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Karanganyar, Omzet Capai Rp1 Miliar per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

DKK Sragen Soroti Tingginya Kasus Pre-eklampsia Setelah 5 Ibu Meninggal di 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:04 WIB
  • author Joko Piroso
DKK Sragen Soroti Tingginya Kasus Pre-eklampsia Setelah 5 Ibu Meninggal di 2026
Petugas kesehatan melakukan pelayanan ibu hamil di Kabupaten Sragen. Hingga awal Mei 2026, DKK Sragen mencatat lima kasus kematian ibu.Foto:DOK iNews/Joko P

DKK Sragen juga menyoroti fenomena kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja yang dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Banyak remaja memilih menutupi kehamilannya karena faktor malu dan tekanan sosial, sehingga baru memeriksakan diri saat usia kandungan sudah besar.

Untuk mengatasi hal tersebut, DKK meminta seluruh tenaga kesehatan, bidan, serta kader kesehatan menjaga kerahasiaan identitas pasien agar mereka tetap merasa aman untuk mengakses layanan kesehatan.

“Tugas kami adalah menyelamatkan nyawa. Karena itu kami tekankan kepada kader dan tenaga kesehatan agar menjaga kerahasiaan pasien demi keselamatan ibu dan bayi,” tegasnya.

DKK Sragen terus melakukan evaluasi serta penguatan edukasi kesehatan reproduksi dan deteksi dini kehamilan risiko tinggi guna menekan angka kematian ibu di wilayah tersebut.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut