Bupati Sigit Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Pinggiran Saat HUT Sragen ke-280
SRAGEN, iNewsSragen.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sragen ke-280 tahun ini terasa berbeda sekaligus istimewa. Pasalnya, momentum hari jadi Kabupaten Sragen bertepatan dengan perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sebuah momen yang dinilai membawa makna religius sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyebut pertemuan dua momentum besar tersebut sebagai berkah yang luar biasa bagi masyarakat Sragen. Menurutnya, Hari Jadi Sragen yang bertepatan dengan Iduladha diharapkan mampu menjadi penguat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama.
"Kita anggap hari ulang tahun tahun ini sebagai hari ulang tahun yang penuh barokah. Karena bertepatan dengan Iduladha yang menjadi hari membahagiakan bagi umat Islam," ujar Sigit saat ditemui usai mengantar hewan kurban di Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, nilai utama Iduladha seperti keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi perlu diimplementasikan dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi energi positif bagi masyarakat Sragen agar terus menjaga persatuan dan saling membantu dalam berbagai situasi.
"Semoga keberkahan ini dapat dirasakan seluruh masyarakat Sragen untuk saling berbagi, memperkuat solidaritas, dan di tengah kesibukan dunia tetap mengingat Allah SWT," katanya.
Sebagai bentuk simbolis dalam menyambut dua momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sragen memfokuskan penyaluran bantuan hewan kurban ke wilayah pinggiran yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.
Secara simbolis, Bupati memilih dua desa yang mewakili ujung geografis Sragen, yakni Desa Gilirejo Baru di Kecamatan Miri sebagai wilayah utara serta Desa Jetis di Kecamatan Sambirejo di bagian selatan.
Menurut Sigit, pemilihan dua wilayah tersebut memiliki makna filosofis mengenai pentingnya menjaga keterhubungan dan persatuan seluruh masyarakat Sragen.
"Dua tempat ini ingin menyimbolkan dua ujung yang saling terhubung. Dua ujung ini kita ikat dalam semangat rela berkorban untuk bersama-sama membangun Sragen," jelasnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti fenomena distribusi hewan kurban yang kerap terpusat di wilayah perkotaan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah daerah pelosok yang jumlah hewan kurbannya terbatas sehingga perlu perhatian khusus.
Karena itu, Pemkab Sragen berkomitmen menerapkan pemerataan distribusi hewan kurban agar manfaat Iduladha dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat hingga wilayah pinggiran.
"Iya, ini dilakukan secara bergiliran. Ada beberapa tempat menerima kambing, ada yang menerima sapi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih merata," pungkasnya.
Momentum HUT Sragen ke-280 yang beriringan dengan Iduladha diharapkan menjadi penguat silaturahmi masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya semangat bersama dalam membangun Kabupaten Sragen yang maju dan sejahtera.
Editor : Joko Piroso