Parluh PSHT 2026 Ditunda, Polisi Tekankan Keamanan dan Kondusivitas Madiun
MADIUN, iNewsSragen.id – Parluh PSHT 2026 ditunda setelah perwakilan M. Taufiq bertemu Polda Jatim dan Polres Madiun Kota untuk membahas keamanan serta situasi Madiun.
Pertemuan berlangsung di Lobi Setia Pangeran Timur Polres Madiun Kota mulai pukul 09.00 hingga 10.40 WIB, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 15 orang perwakilan/Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) PSHT hadir dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan dihadiri sejumlah pejabat Polda Jatim dan Polres Madiun Kota. Di antaranya Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Jhoni Iskandar, Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Bondan Witjaksono, Dirsamapta Polda Jatim Kombes Pol Noerwiyanto, Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Wawan Kristyanto, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Darman, Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Wahono Edhi P., serta Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto.
Dalam pertemuan itu, perwakilan PSHT menyampaikan sejumlah aspirasi terkait rencana Parluh 2026. Mereka menyebut permohonan kegiatan telah diajukan sebelumnya dan meminta kejelasan serta perlakuan yang dinilai netral dari aparat.
Selain itu, mereka menyampaikan pandangan mengenai persoalan legalitas organisasi, akses ke Padepokan Agung, serta harapan agar perbedaan internal PSHT dapat diselesaikan melalui dialog.
Perwakilan PSHT juga menegaskan kedatangan mereka ke Polres Madiun Kota bukan untuk menciptakan gangguan keamanan. Mereka meminta ruang komunikasi dengan aparat dan menyatakan kesiapan memberikan imbauan kepada para loyalis agar menjaga ketertiban.
Editor: Joko Piroso