Live TikTok Pocong Resahkan Warga Sragen, Polisi Turun Tangan dan Amankan Tiga Pelajar
Peristiwa bermula pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB saat sejumlah pelajar berkumpul di sebuah rumah di kawasan Perumahan Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Mereka kemudian menyiapkan atribut dan kostum pocong untuk dijadikan konten live TikTok.
Sekitar pukul 22.30 WIB, siaran langsung dimulai. Dengan menggunakan sepeda motor, rombongan berkeliling menuju sejumlah titik di pusat Kota Sragen, mulai dari Stadion Taruna, Alun-Alun Sasono Langen Putro hingga kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder.
Lokasi yang dikenal sepi pada malam hari itu sengaja dipilih untuk menciptakan suasana mencekam agar menarik perhatian penonton TikTok. Dalam waktu singkat, live tersebut ditonton ratusan pengguna media sosial dan memancing beragam komentar dari warganet.
Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama. Saat berada di area terowongan rel kereta api, ketiga pelajar langsung diamankan anggota Sat Intelkam Polres Sragen yang sedang melakukan patroli dan monitoring aktivitas media sosial.
Tiga pelajar yang diamankan masing-masing berinisial RA (17) sebagai pemeran pocong, RG (17) selaku operator live TikTok, dan JS (17) yang ikut dalam rombongan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan unsur tindak pidana lain selain pembuatan konten hiburan untuk meningkatkan interaksi akun media sosial mereka.
Meski demikian, polisi menilai fenomena tersebut tidak bisa dianggap sepele. Selain berpotensi meresahkan masyarakat, penggunaan kostum menyeramkan di lokasi sepi pada malam hari juga dikhawatirkan dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk modus tindak kriminal.
Editor : Joko Piroso