Tabungan Nasabah Diduga Miliaran Macet, BKD-LKD Sumber Makmur Jenar Tutup, Warga Sulit Tarik Uang
Namun, sejak awal 2024, ia mengaku mulai kesulitan menarik dana setelah beredar informasi mengenai kondisi keuangan lembaga tersebut. Saat mendatangi kantor BKD-LKD bersama anaknya, permintaan pencairan tabungan belum dapat dipenuhi.
Menurut Ngadimin, pengelola saat itu menyampaikan bahwa dana belum tersedia karena masih beredar dalam bentuk pinjaman kepada anggota.
Ia menjelaskan, dana yang tersimpan bukan hanya miliknya, melainkan tabungan kolektif warga RT yang selama ini disimpan atas namanya. Berdasarkan buku tabungan terakhir yang dimilikinya, nilai dana tersebut mencapai sekitar Rp19.447.000.
Selain itu, tabungan milik Karang Taruna desa yang dikelola anaknya juga disebut belum dapat dicairkan. Dana sekitar Rp6 juta tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan.
"Ketika akan diambil untuk kegiatan, juga belum bisa dicairkan karena alasannya dana belum ada," katanya.
Ngadimin mengaku hingga kini belum menempuh jalur hukum maupun melaporkan persoalan tersebut kepada pemerintah desa. Ia berharap pengelola memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan dan mengembalikan hak para nasabah.
"Harapan kami sederhana, tabungan masyarakat bisa kembali. Buku tabungan masih ada, tetapi dananya belum bisa diambil," ujarnya.
Editor : Joko Piroso