get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemarau Panjang 2026 Jadi Berkah, Luas Tanam Tembakau Ngawi Ditarget Naik hingga 2.000 Hektare

DPRD Sragen Sidak PG Mojo, Temukan Produksi Gula Melebihi Kapasitas Picu Debu dan Keluhan Warga

Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:12 WIB
header img
Komisi III DPRD Sragen meninjau operasional PG Mojo saat melakukan inspeksi mendadak menyusul keluhan warga terkait sebaran debu dan dugaan bau limbah.Foto:iNews/Joko P

Produksi Naik, Target Swasembada Gula

Anggota Komisi III DPRD Sragen, Muhammad Haris Effendi, menjelaskan peningkatan kapasitas giling dipicu melimpahnya pasokan tebu dari wilayah Soloraya dan sekitarnya, seiring upaya mendukung program swasembada gula nasional.

Menurutnya, apabila kapasitas giling dikurangi atau jadwal panen ditunda, petani berpotensi mengalami kerugian karena kualitas tebu dapat menurun.

"Situasi ini membutuhkan pemahaman bersama. Manajemen sudah mengoperasikan alat penyaring yang ada, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan," katanya.

Sebagai solusi jangka panjang, PG Mojo berencana menambah satu unit Electrostatic Precipitator (ESP) pada musim giling mendatang.

"Tahun ini sudah disiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penambahan satu unit penyaring emisi. Harapannya, dengan tiga unit penyaring, emisi debu dapat ditekan lebih optimal," tambah Haris.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut