get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalur Lingkar Utara Sragen Ditutup Sepekan, Kendaraan Dialihkan Masuk Kota

Tragis! Petani Perempuan 82 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Sawah Plupuh Sragen

Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:54 WIB
header img
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Sragen melakukan olah TKP di Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Sabtu (25/7/2026).Foto:Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id – Musibah tragis menimpa seorang petani perempuan lanjut usia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Surami (82), warga Dukuh Bandung Bangsren RT 015, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, meninggal dunia setelah diduga tersengat arus listrik dari tiang saklar pompa air sawah (submersible/sibel) yang mengalami kebocoran arus, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Berbeda dengan sejumlah kasus sengatan listrik di area persawahan yang kerap dipicu jebakan tikus beraliran listrik, peristiwa ini diduga terjadi akibat kebocoran arus listrik pada instalasi pompa air pengairan sawah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui laporan Polsek Plupuh membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban mengalami kecelakaan saat bekerja di sawah milik Wagimin, warga Dukuh Gedangan, Desa Gentanbanaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban bersama sembilan buruh tani lainnya mulai bekerja menanam padi sejak sekitar pukul 05.30 WIB. Sekitar pukul 08.00 WIB, pemilik sawah datang mengantarkan sarapan kepada para pekerja.

Usai beristirahat di pematang sawah, korban berdiri untuk melanjutkan pekerjaan. Saat itulah tangan kirinya diduga menyentuh tiang pipa besi penyangga saklar pompa air yang telah dialiri arus listrik akibat kebocoran instalasi.

Korban seketika mengalami sengatan listrik hingga tubuhnya kejang dan terjatuh. Rekan-rekan korban segera meminta pertolongan.

Salah seorang saksi kemudian berlari menuju saklar induk untuk memutus aliran listrik, sementara pekerja lainnya meminta bantuan warga sekitar. Setelah aliran listrik berhasil dipadamkan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan diduga telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari pemerintah desa, personel Polsek Plupuh bersama Tim Inafis Polres Sragen dan tenaga medis dari Puskesmas Plupuh 1 langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap korban.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan luka bakar akibat sengatan listrik pada lengan bawah kiri dan telapak tangan kiri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebocoran arus diduga berasal dari kabel instalasi pompa submersible yang lapisan isolasinya telah aus sehingga kabel menempel pada tiang pipa besi penyangga saklar. Kondisi tersebut diduga menyebabkan tiang besi dialiri listrik dan membahayakan siapa pun yang menyentuhnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi, sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para petani yang menggunakan pompa air listrik di area persawahan, agar rutin memeriksa kondisi instalasi kelistrikan. Kabel yang lapuk, sambungan yang tidak memenuhi standar, maupun instalasi tanpa pelindung di lingkungan basah berpotensi menimbulkan sengatan listrik yang membahayakan keselamatan jiwa.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut