Evakuasi Dramatis Pasien Obesitas 300 Kg di Sragen, Tim Gabungan Berjuang Hampir 1 Jam
SRAGEN, iNewsSragen.id - Tim gabungan mengevakuasi pasien obesitas ekstrem berbobot sekitar 300 kilogram di Sragen setelah mengalami sesak napas, Senin (3/8/2026). Proses evakuasi menuju rumah sakit berlangsung hampir satu jam karena kondisi pasien dan medan yang dihadapi.
Pasien bernama Isnani (39) dilaporkan mengalami sesak napas berat, tubuh lemas, serta keluhan alergi berupa gatal-gatal. Kondisi tersebut diperparah oleh obesitas ekstrem yang membuat pasien tidak mampu berjalan.
Pihak keluarga kemudian menghubungi Call Center PSC 119 Sukowati Kabupaten Sragen melalui WhatsApp untuk meminta bantuan medis darurat.
Menerima laporan tersebut, PSC 119 Sukowati segera mengaktifkan koordinasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Tim gabungan yang terdiri dari PSC 119 Sukowati, Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta relawan Pramuli dan Himalawu diterjunkan ke lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas medis lebih dahulu melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pasien. Isnani yang masih dalam keadaan sadar langsung mendapatkan terapi oksigen untuk membantu mengatasi sesak napas sebelum proses evakuasi dilakukan.
Tantangan terbesar dihadapi saat memindahkan pasien dari dalam rumah menuju ambulans. Dengan mempertimbangkan keselamatan pasien, seluruh proses dilakukan secara hati-hati dan melibatkan banyak personel.
"Bobotnya diperkirakan mencapai 300 kilogram. Proses evakuasi dilakukan secara bergotong royong dengan diangkat langsung oleh sekitar 15 personel gabungan," ujar Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Nengah Adnyana Oka Manusia.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan terdiri atas tiga personel PSC 119 Sukowati, lima personel Damkar, dua personel BPBD Sragen, tiga personel PMI Kabupaten Sragen, dua relawan Pramuli dan Himalawu, serta dibantu keluarga dan warga sekitar.
Proses pengangkatan hingga pasien berhasil dipindahkan ke ambulans memakan waktu sekitar 60 menit.
Setelah berhasil dievakuasi, Isnani dirujuk menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 01 PMI Kabupaten Sragen menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi dalam penanganan kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan personel dan peralatan khusus.
Editor : Joko Piroso