Tolak Legalitas Miras, Massa Forum Njogo Solo Segel Cafe Ruang Bahagia di Lokananta
Dalam orasinya, Burhan mengkritik keras pengelola Cafe Ruang Bahagia yang dinilai tidak kapok meski sempat ditutup dalam sidak sebelumnya dan terus beroperasi menjual miras tanpa izin.
Meskipun kafe tersebut baru saja ditindak dan dinyatakan ditutup oleh Satpol PP bersama Walikota Surakarta, pihak pengelola dianggap masih berusaha memaksakan kehendak untuk mengurus izin penjualan miras golongan B dan C.
"Ini sungguh memprihatinkan dan memalukan. Sudah terang-terangan merusak generasi muda Kota Solo, namun masih menuntut agar diberikan izin berjualan miras," tegas Burhan dalam orasinya.
Selain menuntut penutupan permanen Cafe Ruang Bahagia dan pembersihan kawasan Lokananta dari aktivitas berkaitan miras, Forum Njogo Solo memprotes keras kebijakan Walikota Surakarta yang dinilai merencanakan legalisasi perizinan bagi 17 outlet minuman beralkohol golongan B dan C.
Burhan menegaskan, meski mengapresiasi langkah penutupan sementara kafe bermasalah, pihaknya tetap mengkritik kebijakan legalisasi tersebut. Ia juga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk mengepung kawasan Lokananta jika Cafe Ruang Bahagia nekat beroperasi kembali.
"Kami tidak terima Kota Solo dijadikan kota 'mendem' (mabuk-Red). Solo adalah kota yang tenteram, bukan kota 'mendem'. Kami bersama elemen-elemen masyarakat dan laskar keagamaan siap mengepung jika tempat ini kembali dibuka untuk menjual miras," serunya.
Editor: Joko Piroso