Dari Kisah Nyata Ke Layar Lebar, Densu Angkat Kisah Fanny Kondoh Pejuang Garis Dua
Hubungan keduanya tidak berjalan tanpa rintangan. Perbedaan keyakinan menjadi salah satu ujian yang harus mereka lewati hingga sang pria akhirnya memutuskan menjadi mualaf.
Pasangan tersebut harus menjalani penantian panjang untuk mendapatkan anak. Ketika harapan akhirnya muncul melalui kehamilan, kebahagiaan itu justru kembali diuji dengan terjadinya keguguran.
Belum selesai menghadapi kehilangan, kehidupan mereka kembali dihantam persoalan yang lebih berat. Sang suami didiagnosis mengidap kanker.
Dari titik inilah kisah Baby Udon semakin dalam. Bukan hanya tentang bagaimana mempertahankan sebuah hubungan, tetapi tentang dua orang yang berusaha saling menguatkan ketika kehidupan membawa mereka pada keadaan yang tidak pernah dibayangkan.
Denny mengatakan bahwa keteguhan Fanny dalam menghadapi gelombang duka merupakan jejak langkah berharga yang patut menjadi dokumentasi penguat bagi siapa pun yang tengah berjuang.
"Ini satu cerita yang kalau enggak difilmkan, kayaknya kita semua akan menyesali bahwa ada satu cerita sebagus ini yang tidak menjadi sebuah dokumentasi cerita film," kata Denny usai pemutaran perdana.
Editor : Joko Piroso