get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Sragen Gelontorkan Rp8,7 Miliar untuk Penataan Jalan Sukowati, Ini Konsepnya

Proyek Glowingisasi Sragen Pangkas Pohon, DPRD Soroti Risiko Kota Makin Panas

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:36 WIB
header img
Sejumlah pohon di sepanjang Jalan Raya Sukowati Sragen dipangkas dalam proyek penataan pedestrian dan drainase, Rabu (26/8/2026). (Foto: iNews/Joko P).

SRAGEN, iNewsSragen.id – Penebangan sejumlah pohon di sepanjang Jalan Raya Sukowati menjadi sorotan DPRD Sragen di tengah proyek penataan pedestrian dan drainase.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sragen, Joko Supriyanto, menyayangkan banyaknya vegetasi yang ditebang. Menurutnya, penataan wajah kota tidak harus dilakukan dengan menghilangkan pohon yang telah tumbuh besar dan rindang.

“Pohon yang ada itu sudah besar-besar dan rindang. Kalau ditebangi menjadikan kota panas di siang hari. Kalau penanaman kembali tidak bisa langsung besar,” ujar Joko kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Joko mencontohkan penataan kawasan Malioboro, Yogyakarta, yang menurutnya tetap dapat dilakukan tanpa menghilangkan seluruh vegetasi.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Sragen, Aris Wahyudi, menjelaskan penataan Jalan Raya Sukowati mengusung konsep open space atau ruang terbuka.

Menurut Aris, desain baru pedestrian dibuat untuk memberikan jarak pandang lebih luas, kawasan yang lebih terang pada malam hari, serta mendukung penataan pusat aktivitas ekonomi.

“Memang pohon-pohon dipangkas karena Kota Sragen dibuat sebagai area terbuka. Pada malam hari akan diberi penerangan yang cukup sehingga kelihatan lebih luas dan megah,” kata Aris.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut