Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sengketa Air Irigasi Berujung Maut, Pria di Masaran Sragen Diduga Bunuh Tetangga
Advertisement . Scroll to see content

Armada Operasional MBG di Masaran Sragen Diduga Dipakai di Luar Kepentingan Program

Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB
  • author Joko Piroso
Armada Operasional MBG di Masaran Sragen Diduga Dipakai di Luar Kepentingan Program
Armada operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berada penyedia armada di Kecamatan Masaran, Sragen. Penggunaan kendaraan tersebut menjadi sorotan warga.Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id — Dugaan penggunaan armada operasional MBG di luar kepentingan program mencuat di Masaran, Sragen. Empat kendaraan disebut berada di dua SPPG.

Informasi tersebut disampaikan warga bernama Joko. Menurut dia, dua kendaraan berada di SPPG Karangjati, di sekitar Balai Muhammadiyah Masaran, sedangkan dua armada lainnya berada di SPPG Munggur, dekat Klinik Jafar Medika.

Joko menyebut keberadaan dan penggunaan armada tersebut menjadi perhatian warga karena kendaraan yang semestinya mendukung distribusi MBG diduga digunakan untuk aktivitas di luar pelayanan program.

“ Sebelum viral, mobil itu selesai pelayanan kirim ompreng langsung dibawa pulang dari SPPG. Diparkir di koperasi penyuplai bahan baku dapur,” ujar Joko.

Dia juga menyebut terdapat kendaraan yang pada saat itu belum dilengkapi stiker identitas resmi MBG. Salah satu kendaraan tersebut disebut sempat digunakan untuk membawa pasokan bahan baku menuju dua lokasi dapur penerima pada sore hari.

Menurut informasi yang disampaikan Joko, pemasangan stiker identitas pada kendaraan baru dilakukan setelah persoalan tersebut menjadi perhatian publik.

Namun, informasi mengenai penggunaan armada tersebut masih membutuhkan klarifikasi dari pihak pengelola SPPG maupun instansi yang bertanggung jawab atas operasional MBG. Belum ada keterangan resmi mengenai status kepemilikan kendaraan, peruntukan masing-masing armada, serta aturan penggunaan kendaraan di luar jadwal distribusi makanan.

Nama Tokoh Muhammadiyah Terseret Unggahan Viral

Persoalan tersebut kemudian berkembang setelah muncul unggahan di media sosial TikTok yang mengaitkan nama tokoh Muhammadiyah Sragen sekaligus Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dodok Sartono.

Saat dikonfirmasi mengenai namanya yang muncul dalam unggahan tersebut, Dodok mengaku terkejut. Ia membantah mengetahui persoalan pengelolaan armada maupun operasional SPPG yang dimaksud.

“Woohhh... kok bisa sebut nama saya sama Muhammadiyah. Malah baru tahu ini saya,” kata Dodok saat dimintai tanggapan.

Dodok mengatakan dirinya tidak mengetahui tata kelola maupun lalu lintas kendaraan operasional di SPPG wilayah tersebut.

Dia juga menegaskan bahwa secara kelembagaan Muhammadiyah tidak memiliki atau mengelola dapur MBG di lokasi yang disebut dalam informasi tersebut.

“Saya kurang tahu-menahu masalah itu. Dan Yayasan Muhammadiyah tidak ada dapur di situ,” tegasnya.

Dengan adanya bantahan tersebut, keterkaitan Dodok Sartono maupun Muhammadiyah dengan persoalan penggunaan armada MBG tersebut belum dapat dipastikan.

Sementara itu, dugaan penggunaan armada di luar kepentingan program masih memerlukan penjelasan dari pengelola SPPG, pihak penyedia armada, maupun instansi terkait agar persoalan tersebut dapat diketahui secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut