Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemugaran Kepatihan Ngawi Dimulai, Proyek Rp1,5 Miliar Ditargetkan Kembalikan Bentuk Asli
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kayu Jati di Ngawi, Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar

Senin, 14 September 2026 | 18:30 WIB
  • author Asfi Manar
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kayu Jati di Ngawi, Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melanda perusahaan kerajinan kayu jati di Desa Sidowayah, Kedunggalar, Ngawi, Minggu (13/9/2026) malam.Foto: iNews/ Asfi Manar

NGAWI, iNewsSragen.idKebakaran hebat melanda perusahaan eksportir kerajinan kayu jati di Desa Sidowayah, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) malam.

Kobaran api diketahui muncul dari area gudang pengemasan kerajinan kayu jati. Di lokasi tersebut terdapat berbagai produk kerajinan yang telah siap dikirim untuk pasar ekspor, termasuk ke Swedia.

Api kemudian dengan cepat merembet ke bagian lain pabrik yang digunakan untuk penyimpanan bahan kayu dan proses produksi. Besarnya kobaran api membuat sebagian besar bangunan dan material di dalamnya tidak dapat diselamatkan.

Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penanganan. Sebanyak tiga unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas pemadam, Joko Kartolo, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain tiupan angin yang cukup kencang di sekitar lokasi, sumber air yang tersedia untuk proses pemadaman juga terbatas.

Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan sehingga merembet ke sejumlah bagian pabrik. Setelah dilakukan penanganan, kebakaran akhirnya dapat dipadamkan.

Sementara itu, pemilik perusahaan, Suwardi, mengatakan kobaran api cepat membesar karena kondisi angin serta keterbatasan sarana yang dimiliki perusahaan untuk menghadapi kebakaran.

Terkait penyebab kebakaran, informasi awal menyebut api diduga berasal dari puntung rokok yang kemudian memicu bara di sekitar area kerja. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Besarnya kerugian terutama berasal dari bangunan, bahan baku kayu, peralatan produksi, serta produk kerajinan yang berada di dalam area pabrik.

Pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan titik awal api dan penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena perusahaan tersebut merupakan penghasil kerajinan kayu jati yang memasok produk untuk pasar ekspor.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut