Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Keamanan Lingkungan, Polsek Masaran Salurkan Bantuan Material ke Poskamling
Advertisement . Scroll to see content

Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo

Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB
  • author Nanang SN
Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
Aparat Polres Sukoharjo mendatangi TKP warung mi dan babi di Parangjoro yang diduga sengaja dibakar oleh empat orang.Foto: Istimewa

Dalam kondisi gelap, Ali memperkirakan terdapat sekira empat orang di lokasi. Para pelaku disebut mengenakan pakaian tertutup, seperti helm dengan penutup kepala, jaket panjang dan celana panjang.

Salah seorang pelaku yang dilihat Ali diperkirakan memiliki tinggi sekira 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.

Ali menduga para pelaku mengetahui kondisi lokasi. Dugaan itu muncul karena kamar yang ditempatinya menjadi salah satu sasaran awal.

“Yang pertama dituju kamar saya. Mungkin sudah direncanakan, sudah tahu titik-titiknya,” katanya.

Salah seorang pelaku, lanjut Ali, menariknya keluar kamar. Pelaku lainnya kemudian merusak monitor dan perangkat CCTV. Sementara dua orang lainnya diduga melakukan pembakaran.

Sejumlah bagian warung ikut terbakar, termasuk sepeda motor, gudang dan kamar. Perangkat CCTV di lokasi juga dirusak dan dibakar.

Setelah menjalankan aksinya, para pelaku meninggalkan lokasi. Sebelum pergi, Ali mengaku diperintahkan menghitung hingga 1.000 dengan suara keras.

Namun, ketika hitungan baru mencapai sekira 30, ia mengetahui para pelaku telah pergi.

Karena telepon selulernya dibawa pelaku, Ali berlari menuju pabrik di sebelah warung untuk meminta pertolongan kepada petugas keamanan.

Sekuriti bersama karyawan pabrik sempat berupaya memadamkan api menggunakan sejumlah alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api terus membesar hingga dua unit mobil armada Damkar Satpol PP Sukoharjo tiba di lokasi.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut