Krisis Air Bersih di Sragen, Perbarindo Salurkan 40 Tangki ke Jenar hingga Tangen
Suparno menjelaskan distribusi bantuan secara teknis diserahkan kepada BPBD Sragen agar penyalurannya dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan dan pemerataan wilayah terdampak.
Puluhan tangki tersebut didistribusikan ke Jenar, Tangen, Gesi, dan wilayah lain yang membutuhkan.
Suparno mengatakan kegiatan tersebut dilakukan setelah Perbarindo menerima informasi mengenai sejumlah daerah di Sragen yang mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau.
Perbarindo kemudian mengajak pimpinan BPR dan BPRS di Sragen untuk berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Dia menyebut Perbarindo DPK Soloraya memiliki sekitar 60 BPR, sedangkan di Sragen terdapat delapan BPR dan BPRS yang ikut dalam kegiatan tersebut.
“Baksos air bersih rutin kami lakukan setiap tahun dengan menyesuaikan kondisi iklim. Tahun ini kondisi kemarau dirasakan lebih ekstrem dibanding tahun sebelumnya sehingga bantuan air bersih perlu dilakukan,” ujarnya.
Selain bantuan air bersih, Suparno juga menampung aspirasi warga yang berharap adanya pembangunan sumur dalam sebagai solusi jangka panjang.
Menurut dia, usulan tersebut memungkinkan untuk ditindaklanjuti. Sebelumnya, BPR BKK Karangmalang pernah memberikan bantuan sumur bor melalui Pemkab Sragen di wilayah Miri dan Jenar.
Editor: Joko Piroso