Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 79 Atlet PSHT Jatim Bertolak ke Solo, Targetkan Juara Umum Piala Panglima TNI 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bentrokan di Madiun, Kangmas Widjang Ingatkan Nilai Persaudaraan Setia Hati Terate

Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB
  • author Joko Piroso
Bentrokan di Madiun, Kangmas Widjang Ingatkan Nilai Persaudaraan Setia Hati Terate
Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto.Foto: Istimewa

MADIUN, iNewsSragen.id – Bentrokan aparat dan sejumlah orang yang mengaku warga PSHT di Madiun disorot Kangmas Widjang Pranjoto yang meminta persoalan diselesaikan lewat musyawarah.

Widjang menilai perbedaan pandangan maupun persoalan internal organisasi semestinya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, serta mekanisme hukum yang tersedia, bukan melalui pengerahan massa yang berpotensi menimbulkan benturan di lapangan.

Menurutnya, cara menyampaikan aspirasi juga perlu memperhatikan etika dan nilai persaudaraan yang menjadi bagian dari ajaran Setia Hati Terate.

“Seorang pendekar sejati kalau masuk rumahnya sendiri, apalagi rumah orang, seharusnya mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Bukan bergerombol mendatangi rumah orang sambil berteriak. Itu bukan perilaku seorang pendekar,” ujar Widjang, Senin (28/9/2026).

Ia mengatakan pesan tersebut telah disampaikannya dalam beberapa hari terakhir. Menurut Widjang, apa pun tujuan yang hendak diperjuangkan, cara penyampaiannya tetap harus mencerminkan sikap seorang pendekar.

“Tujuannya Saudara T dan kelompoknya mungkin dianggap bagus atau benar secara akal sehat. Namun, cara-cara yang digunakan dari dulu sampai sekarang terlihat keluar dari pondasi utama ajaran Setia Hati Terate, yaitu rasa persaudaraan,” katanya.

Widjang mempertanyakan pilihan membawa persoalan organisasi ke lapangan dengan melibatkan massa dan aparat keamanan.

Ia mendorong pihak-pihak yang berselisih membuka komunikasi secara langsung dengan para tokoh yang menjadi bagian dari struktur organisasi.

“Datanglah dengan dada terbuka sebagai seorang pendekar. Saya yakin tidak perlu menuntut kepada aparat penegak hukum di lapangan melalui demo untuk mempertemukan Saudara T dengan Kangmas Moerjoko,” ujarnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut