Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Das’ad Latif Ingatkan Bahaya Internet bagi Akidah Generasi Muda
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Heboh! 2 Pabrik Obat Keras Ilegal di Sukoharjo Digerebek, 16 Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:59 WIB
  • author Nanang SN
Bikin Heboh! 2 Pabrik Obat Keras Ilegal di Sukoharjo Digerebek, 16 Orang Ditangkap
Lokasi pabrik obat keras ilegal di Jl Indronoto No.12 Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Penggerebekan dua pabrik obat keras ilegal di Kartasura dan Gatak, Sukoharjo, oleh Polda Metro Jaya bikin heboh. Polisi menangkap 16 orang dan menyita jutaan butir obat.

Dua lokasi produksi obat keras ilegal tersebut kini telah dipasangi garis polisi. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (22/10/2026), lokasi pertama berada di Jalan Indronoto No. 12, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura. Lokasi kedua berada di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak.

Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Namun, penanganan perkara sepenuhnya dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

"Kami bantu pengamanan terkait penindakan tersebut. Untuk perkara sepenuhnya ditangani oleh Polda Metro Jaya," kata Andika melalui pesan singkat.

Polda Metro Jaya merilis pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers pada Rabu (21/10/2026). Dari dua lokasi itu, polisi menyita 7,8 juta butir obat keras jenis Tramadol dan Trihexyphenidyl yang siap diedarkan.

Sebanyak 16 orang ditangkap dalam operasi pada 15 Oktober 2026. Rinciannya, 11 orang diamankan di Kartasura dan lima lainnya di Gatak. Mereka diduga terlibat dalam pengelolaan operasional, produksi, pengemasan hingga pemasaran obat ilegal.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut