KKP dan DPR RI Salurkan Bantuan untuk Nelayan Bantul, 83 Orang Difasilitasi Jaminan Sosial
BANTUL, iNewsSragen.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama DPR RI menyalurkan sejumlah bantuan untuk mendukung produktivitas dan keselamatan nelayan di Kabupaten Bantul. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Poncosari, Srandakan, Kamis (22/10/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti KKP dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-27 kementerian tersebut.
Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura mengatakan, program bantuan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi nelayan dan keluarganya, sekaligus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Bantul.
“Program ini kita harapkan dapat langsung memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami juga menyerahkan sertifikat mutu dan keamanan hasil perikanan,” kata Andy.
Sertifikat yang diserahkan meliputi Cara Budi Daya Ikan yang Baik (CBIB), Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), serta sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) untuk kapal perikanan. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan penerapan standar mutu dan keamanan dalam kegiatan budi daya, pengolahan, serta penanganan hasil perikanan.
Dalam kegiatan itu, KKP juga menyalurkan 50.000 ekor benih ikan budi daya kepada lima kelompok nelayan. Selain itu, terdapat bantuan 100 bibit pohon cemara dan 100 paket perlengkapan sekolah bagi keluarga nelayan.
Dukungan terhadap keselamatan saat melaut juga menjadi bagian dari program tersebut. KKP memfasilitasi pendaftaran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 83 nelayan setempat.
Sebanyak 50 paket perlengkapan keselamatan melaut turut disalurkan. Setiap paket disebut mencakup rompi pelampung dan alat komunikasi handy talky (HT) untuk membantu menunjang keselamatan serta komunikasi ketika nelayan beraktivitas di laut.
Menurut Andy, Bulan Bakti KKP tidak hanya berisi penyaluran bantuan untuk kegiatan usaha perikanan, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut mencakup khitanan massal gratis, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar produk perikanan, kegiatan bersih pantai, serta penanaman vegetasi pantai.
Melalui kegiatan itu, KKP berharap dukungan terhadap nelayan dapat menjangkau berbagai kebutuhan, mulai dari pengembangan usaha, peningkatan mutu hasil perikanan, perlindungan sosial, hingga keselamatan saat melaut.
Bantuan tersebut juga diharapkan mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga nelayan serta mendorong pengelolaan wilayah pesisir yang memperhatikan aspek lingkungan.
Editor: Joko Piroso