Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sigit Lantik Dua Direktur BUMD Sragen, Inovasi dan PAD Jadi Sorotan
Advertisement . Scroll to see content

Bantu Warga Kurang Mampu, Pemprov Jateng Tebar 350 Paket Sembako di Mondokan Sragen

Jum'at, 06 November 2026 | 15:19 WIB
  • author Joko Piroso
Bantu Warga Kurang Mampu, Pemprov Jateng Tebar 350 Paket Sembako di Mondokan Sragen
Perwakilan Pemprov Jawa Tengah bersama BUMD menyerahkan bantuan 350 paket sembako kepada warga Desa Jambangan, Kecamatan Mondokan, Sragen. Foto: iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id –Pemprov Jateng bersama sejumlah BUMD menyalurkan 350 paket sembako, terdiri atas 100 paket gratis dan 250 paket murah, untuk warga Desa Jambangan, Sragen. Bantuan tersebut terdiri atas 100 paket gratis dan 250 paket murah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program desa dampingan yang diamanahkan Gubernur Jawa Tengah kepada Biro BUMD Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah. Desa Jambangan dipilih karena masih terdapat masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan.

Perwakilan Setda Provinsi Jawa Tengah, Ari Adi Wibowo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap desa yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

"Alhamdulillah pagi hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami di Biro BUMD Setda Provinsi Jawa Tengah, dapat amanah dari Pak Gubernur untuk mendampingi desa dampingan di mana desa tersebut masih membutuhkan bantuan, karena di situ banyak masyarakatnya yang masih kurang mampu," ujar Ari.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jateng menggandeng PT BPR BKK Jateng, PT BPR BKK Karangmalang, dan PT SPHC. Paket sembako murah senilai Rp150.000 dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000.

Sementara itu, paket sembako gratis diprioritaskan bagi warga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Penentuan penerima dilakukan berdasarkan kondisi warga yang diketahui pemerintah desa.

Ari menjelaskan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng mendapatkan penugasan mendampingi satu desa yang membutuhkan. Penetapan desa dampingan dilakukan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dan penanggulangan kemiskinan (Kesra Taskin).

"Untuk yang gratis, jelas masyarakat dari desil 1 dan 2, itu dari pemilihan kepala desa. Karena yang tahu persis jelas kepala desa, mana masyarakatnya yang kurang mampu," katanya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT BPR BKK Karangmalang, Suparno, menyebut pihaknya menyalurkan total 350 paket sembako. Rinciannya, 100 paket diberikan secara gratis kepada warga fakir miskin, sedangkan 250 paket lainnya dijual dengan harga subsidi.

Menurut Suparno, bantuan tersebut bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang dialokasikan dari sebagian laba bersih perusahaan.

"Harapannya ini bentuk kontribusi kami dari dana CSR, ini bentuk tanggung jawab sosial kami dari bagian laba bersih yang disediakan, kita berbagi untuk masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan, BPR BKK Karangmalang merupakan BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sragen. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga pernah menyalurkan bantuan sembako senilai Rp50 juta di Desa Jambangan.

Perwakilan Setda Provinsi Jawa Tengah, Ari Adi Wibowo (Tengah) bersama Pelaksana Tugas Direktur Utama PT BPR BKK Karangmalang, Suparno (kanan).Foto: iNews/ Joko P

Selain bantuan sembako, kegiatan desa dampingan tersebut juga diisi penyaluran bantuan penanganan stunting oleh PT SPHC berupa lima paket untuk posyandu.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen melalui Puskesmas Mondokan turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Ari berharap berbagai bantuan dan layanan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Desa Jambangan, khususnya masyarakat yang membutuhkan.

"Harapan kami, bantuan ini benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran kepada masyarakat Desa Jambangan," ujarnya.

Melalui program desa dampingan, Pemprov Jateng berharap kolaborasi pemerintah daerah dan BUMD dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut