Terpisah, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi, melalui Kasatreskrim Kompol Ismanto Yuwono, menyatakan telah mendapat laporan atas kejadian tersebut dan saat ini masih mendalami kasusnya.
“Pelaku masuk ke ruangan tanpa merusak pintu atau jendela karena diduga menggunakan kunci yang biasa digunakan oleh cleaning service. Kami sedang menyelidiki indikasi dan motif pelaku,” kata Ismanto.
Untuk mengungkap kasus tersebut, ia mengungkapka masih melakukan penyelidikan dengan melibatkan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan bukti di tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami harap masyarakat bersabar, kami akan segera mengungkap pelakunya,” tambahnya.
Diketahui, polisi memberi perhatian serius atas kejadian tersebut mengingat lokasinya di kompleks Balaikota yang seharusnya memiliki tingkat keamanan tinggi. Kerugian material yang cukup besar juga memicu pertanyaan terkait prosedur keamanan di lingkungan kantor pemerintahan tersebut.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait