SRAGEN, iNewsSragen.id – Suasana di perempatan Alun-alun Sasana Langen Putra, Kabupaten Sragen, tampak berbeda pada Jumat (27/2/2026) sore. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sragen bersama pengurus Bhayangkari Cabang Sragen turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang tengah beraktivitas maupun ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan usai Apel Cipta Kondisi yang digelar di lokasi yang sama. Apel dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Bupati Sragen Sigit Pamungkas, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.
Berbeda dari pembagian takjil pada umumnya, Polres Sragen menghadirkan menu khusus bertajuk “Es Teler Presisi”. Sebanyak 1.000 cup es teler dibagikan secara gratis kepada pengguna jalan dan warga yang melintas di kawasan alun-alun.
Menariknya, proses peracikan es teler dilakukan langsung oleh Kapolres Sragen Dewiana Syamsu Indyasari, didampingi Kasatlantas Kukuh Tirto Satriyo Laksono serta anggota Bhayangkari, tak jauh dari lokasi pembagian.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan, pemilihan menu es teler bukan sekadar pilihan kuliner, melainkan sarat makna simbolis yang mencerminkan nilai-nilai Polri Presisi.
“Hari ini kami membagikan 1.000 porsi Es Teler Presisi sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian jajaran Polres Sragen kepada masyarakat di bulan suci Ramadan,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia memaparkan filosofi dari setiap bahan es teler tersebut. Buah alpukat melambangkan kedewasaan dan kelembutan dalam pelayanan, sementara buah nangka mencerminkan ketegasan dengan karakter yang kuat. Kelapa muda menyimbolkan fleksibilitas dan dinamika anggota Polri di lapangan, sedangkan es batu merepresentasikan cooling system untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Aneka bahan ini menggambarkan tantangan tugas kepolisian yang beragam, namun tetap satu tujuan, yaitu melayani masyarakat,” jelasnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
