Saat ini, Pemkab Sragen telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp31 miliar untuk menjamin layanan kesehatan bagi kurang lebih 68.000 jiwa melalui PBI APBD.
Meski jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 93.000 jiwa akibat keterbatasan anggaran, Pemkab Sragen tetap memprioritaskan warga pada desil 1 hingga desil 5.
“Kalau memang keluarga tidak memungkinkan untuk membiayai dan membutuhkan perawatan jangka panjang, pemerintah daerah pasti hadir. Kami lihat kondisi riilnya, dan jika memenuhi kriteria, akan kami bantu melalui mekanisme APBD,” pungkas dr. Udayanti.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
