Sosialisasi Anti Korupsi, Inspektorat Sragen Perkuat Pengawasan Lewat Whistleblowing System

Joko Piroso
Inspektorat Daerah Kabupaten Sragen menggelar sosialisasi Whistleblowing System (WBS) dan aplikasi WBS kepada aparatur kecamatan, perangkat desa.Foto: Istimewa

Di sisi lain, Hari Purwanto, Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Sragen, menegaskan pentingnya sinergi antara Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang memenuhi unsur tindak pidana.

“Sinergi ini penting agar setiap laporan yang masuk dapat ditangani secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Pada sesi sosialisasi aplikasi, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai tata cara penyampaian laporan melalui aplikasi WBS, mulai dari pengisian data, penyusunan kronologi kejadian, hingga mekanisme verifikasi dan tindak lanjut laporan. Sistem ini dirancang untuk menjamin keamanan serta kerahasiaan identitas pelapor.

Melalui kegiatan sosialisasi anti korupsi ini, Pemerintah Kabupaten Sragen berharap aparatur dan masyarakat semakin memahami peran strategis Whistleblowing System sebagai instrumen pengawasan partisipatif. Optimalisasi aplikasi WBS diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan pemerintahan yang berintegritas serta bebas dari praktik penyimpangan.

Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network