Peringatan dini ini juga menjadi pengingat bagi pengguna jasa transportasi laut untuk memantau kondisi cuaca sebelum berlayar, khususnya di jalur-jalur perairan yang masuk zona rawan gelombang tinggi.
BMKG mengimbau seluruh pihak, termasuk otoritas pelabuhan dan operator kapal, untuk menyesuaikan operasional pelayaran dengan kondisi cuaca guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.
Dengan meningkatnya dinamika cuaca maritim, kewaspadaan dini dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan pelayaran dan aktivitas masyarakat pesisir selama periode potensi gelombang tinggi berlangsung.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
