Hery menjelaskan ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berasal dari Amerika Selatan dan masuk ke Indonesia melalui perdagangan ikan hias. Karena mampu berkembang biak dengan cepat, keberadaan ikan ini dinilai dapat mengancam keseimbangan ekosistem perairan lokal.
“Setelah populasi ikan sapu-sapu ditekan, kami akan kembali menebar bibit ikan lokal agar ekosistem di Rawa Kalibayem bisa pulih,” jelasnya.
Pemda DIY berharap upaya pengendalian ikan invasif tersebut dapat mengembalikan keseimbangan lingkungan sekaligus menghidupkan kembali potensi wisata dan ekonomi masyarakat di sekitar Rawa Kalibayem.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
