Muhammadiyah Tanggung Biaya Korban Atap Roboh MTs Sambungmacan Sragen

Joko Piroso
Siswa korban ambruknya atap ruang kelas VII MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, menjalani perawatan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro.Foto:DOK iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragn.id - Penanganan korban insiden robohnya atap ruang kelas di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, terus dilakukan secara intensif oleh jajaran Persyarikatan Muhammadiyah. Melalui Lazismu Sragen serta Majelis Dikdasmen Muhammadiyah tingkat daerah dan wilayah, pendampingan medis hingga rencana renovasi sekolah kini mulai disiapkan.

Peristiwa robohnya atap ruang kelas tersebut terjadi pada Selasa (12/5/2026) saat proses belajar mengajar berlangsung. Akibat kejadian itu, delapan orang menjadi korban yang terdiri atas tujuh siswa dan satu guru.

Para korban saat ini menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda, yakni RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan RSI Amal Sehat Sragen.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dodok Sartono, bersama jajaran pengurus Muhammadiyah dan Lazismu turun langsung meninjau lokasi kejadian. Mereka juga mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dan proses penanganan berjalan baik.

Manajer Lazismu Sragen, Rizki Arif Hernawan, mengatakan Muhammadiyah berkomitmen memberikan pendampingan penuh terhadap seluruh korban hingga proses pengobatan selesai.

“Kami memastikan kebutuhan medis korban akan terus didampingi sampai proses perawatan selesai dilakukan,” ujarnya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network