DKK Sragen Soroti Tingginya Kasus Pre-eklampsia Setelah 5 Ibu Meninggal di 2026

Joko Piroso
Petugas kesehatan melakukan pelayanan ibu hamil di Kabupaten Sragen. Hingga awal Mei 2026, DKK Sragen mencatat lima kasus kematian ibu.Foto:DOK iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Kasus angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Sragen menjadi perhatian serius pada awal tahun 2026. Hingga awal Mei 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mencatat sudah terjadi lima kasus kematian ibu, dengan penyebab dominan akibat pre-eklampsia atau hipertensi dalam kehamilan.

Kasus terbaru menimpa seorang remaja berusia 17 tahun 4 bulan yang meninggal dunia usai melahirkan bayi laki-laki. Remaja tersebut sebelumnya diketahui menjadi korban dugaan kekerasan seksual yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit rujukan, korban akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi pre-eklampsia.

Petugas Bidang Kesehatan Masyarakat DKK Sragen, Norma Irmawati, mengatakan pihaknya telah melakukan pendampingan secara intensif selama masa kehamilan korban. Mengingat usia korban masih di bawah umur dan kondisi kehamilan yang sensitif, penanganan dilakukan dengan pendekatan khusus untuk menjaga keselamatan ibu dan bayi.

“Fokus kami adalah mengawal bagaimana ibu bisa melahirkan dengan selamat dan bayi juga selamat, tanpa memandang status atau kondisinya,” ujar Norma.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network